image

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hi guys, what’s up? Hehe kembali bersama gue nih, bang kece. Kenapa gue tulis “dreams”? Udah pasti tau lah ya. Intinya ya gue punya banyak mimpi yang mau gue share ke kalian, my honorable readers (jika ada). Kenapa harus mimpi gue? Ya karena ini blog gue! Gak mungkin kan gue tulis mimpi kalian? Oke itu gak penting.

REASON

Tahukan artinya? Kalau gak tahu, gue juga gak tahu harus bilang apa. Mungkin lo epilepsi pas belajar bahasa inggris. Gue gak tau dan gak mau tahu. Titik.
Oke. Bisa dimulai? Sip kalau gitu. Gue cuma mau share alasan gue nulis mimpi-mimpi gue disini, di blog wordpress yang kucinta. Oke mula-mula gue akan bahas mimpi gue yang pertama.

1. Mau jadi Menteri Pendidikan

Hayoo, siapa yang mau jadi Menteri Pendidikan juga? Gak usah malu, itu mimpi besar bro! Lo bisa dengan bangga pamerin mimpi ini ke temen-temen lo. Asal jangan lo tato di pantat terus lo pamerin, itu namanya pelanggaran HAM. Tolong publikasi mimpi dengan cara yang wajar. Contohnya? Ya kayak gue ini, jadi blogger (kalo ini wordpresser), keren kan? Tenang aja lo juga bisa kok!
Sip kita udah melenceng jauh ke bogor, kembali ke tang top. Kenapa gue mau jadi menteri pendidikan? Alasannya simpel. Gue mau pendidikan Indonesia berubah man. Bahasa coolnya, Revolusi Pendidikan. Kalau gue jadi Menteri Pendidikan nanti, gue akan perketat seleksi profesi keguruan. Gak sembarang orang bisa jadi guru. Guru bakalan gue jadiin profesi guru bener-bener terhormat. Orang-orang ketika jadi guru bakalan bangga. Karena apa? Ya karena di tangan guru lah karakter dan masa depan bangsa terbentuk. Setuju? (gak setuju silahkan komentar dibawah). Lo seneng gak sih kalau lo belajar di kelas, diajarin sama guru yang asik banget, membuka mindset, punya selera humor, serius tapi bisa santai, friendly bisa bergaul sama murid gak cuma di dalem kelas tapi diluar kelas juga. Kalian pasti bakalan betah lama-lama disekolah, bakalan semangat belajar, gak depresi, kalian nikmatin waktu kalian di kelas dan sekolah, wah macem-macem deh.
Nah itu satu. Yang kedua itu gue pengen membuat kurikulum pelajaran jadi asik. Gak numpuk-numpuk. Gue bakalan menitik beratkan pada skill dasar daripada skill per-Bab. Jadi nanti murid-murid gak lagi tuh yang namanya hapal rumus doang. Sekedar belajar buat ujian doang. Hambar gak sih kehidupan akademik lo kalau lo terus melakukan hal yang sia-sia kayak gitu? Menurut gue belajar cuma pas ujian, sekedar hapal rumus, itu cuma solusi jangka pendek. Lo ga punya tabungan dan investasi ke depannya. Gue gak bilang kayak belajar Matematika, sejarah, biologi itu gak ada gunanya ya. Itu berguna banget buat bikin lo cerdas. Nih lo camkan baik-baik ya, asal caranya bener. Kalau cuma sekedar belajar buat ujian doang mah ya jangan harap. Dan gue juga masih belajar, gimana cara belajar yang bener dan yang bisa bikin cerdas beneran. Jadi kita sama-sama saling mengingatkan dan belajar bareng-bareng.
Terus, gue mau UN dihapus. Sudah bukan zamannya kecerdasan itu distandarisasi. Lagipula UN malah mengajarkan anak Indonesia cheating. Kecerdasan dan kemampuan seseorang itu bervariasi bentuk dan jenisnya. Ada yang pinter berhitung tapi kurang di bahasa, ada yang jago b.inggris tapi kurang jago di fisika, ada yang jago musik, macem-macem lah intinya.

Oke. Mungkin sampai sini dulu tulisan gue. Nanti bakal gue lanjutin lagi di lain kesempatan. Terima kasih bagi kalian yang sudah membaca. Dan terima kasih untuk Zenius.net yang udah banyak memberi gue inspirasi dan insights. Gue mohon maaf jika ada salah-salah kata. Tulisan ini gue tulis dalam bahasa santai biar kalian enak juga bacanya dan yang nulis juga gak terlalu beban, hehe! Dan artikel ini juga penuh dengan ketidaksempurnaan. Penulis berharap kritik dan saran kawan-kawan di kolom komentar.

Oke sampai jumpa lagi.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Advertisements